Mengenal Isymam dalam Al-Qur'an
5 Agu 2026, 11.06

Isymam (الإشمام) adalah salah satu bacaan gharib dalam ilmu tajwid dan qira'at yang hanya muncul sekali dalam riwayat Imam Hafsh dari Imam 'Ashim, yaitu pada Surah Yusuf ayat 11.
Pengertian Isymam
Isymam adalah contoh ketelitian dan kehati-hatian dalam periwayatan bacaan Al-Qur'an. Meskipun hanya muncul sekali, para ulama qira'at menaruh perhatian besar terhadapnya karena menjadi bukti betapa telitinya periwayatan bacaan Al-Qur'an.
Ilmu tajwid dan qira'at adalah dua ilmu yang sangat penting dalam memahami dan membaca Al-Qur'an dengan benar. Kedua ilmu ini membantu kita untuk memahami dan menghayati kandungan Al-Qur'an dengan lebih baik.
Konteks Umum
Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang merupakan sumber utama ajaran dan pedoman hidup. Membaca dan memahami Al-Qur'an dengan benar sangat penting untuk meningkatkan iman dan takwa kita.
Ilmu tajwid dan qira'at membantu kita untuk membaca Al-Qur'an dengan benar dan memahami kandungannya dengan lebih baik. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan iman dan takwa kita, serta menjadi lebih baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama.
Pelajaran dan Adab
Mengenal isymam dalam Al-Qur'an dapat memberikan kita pelajaran tentang pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam periwayatan bacaan Al-Qur'an. Hal ini juga mengingatkan kita tentang pentingnya memahami dan menghayati kandungan Al-Qur'an dengan lebih baik.
Kita juga dapat belajar tentang adab dan etika dalam membaca dan memahami Al-Qur'an. Dengan demikian, kita dapat menjadi lebih baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama, serta meningkatkan iman dan takwa kita.
Refleksi keumatan dari mengenal isymam dalam Al-Qur'an adalah pentingnya kerja sama dan saling membantu dalam memahami dan menghayati kandungan Al-Qur'an. Kita dapat belajar dari para ulama qira'at dan ilmuwan Islam lainnya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kita tentang Al-Qur'an.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



