Mengimbangi Tawakkul dan IVF Pasca Kanker Ovarium
19 Mei 2026, 23.01
Seorang wanita berusia 25 tahun yang baru menikah dan kehilangan ovariumnya karena pengobatan kanker bertanya tentang pilihan reproduksi dalam Islam. Wanita ini masih memiliki rahim dan jaringan ovarium yang tersisa.
Jawaban Ustadz Faraz Rabbani
Dalam nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang. Ustadz Faraz Rabbani menjelaskan bahwa Islam memiliki pandangan yang seimbang tentang tawakkul dan penggunaan teknologi reproduksi.
Beliau menjelaskan bahwa tawakkul adalah sikap yang sangat penting dalam Islam, yaitu menyerahkan diri kepada Allah dan memiliki kepercayaan penuh kepada-Nya. Namun, ini tidak berarti bahwa kita tidak boleh menggunakan kemajuan teknologi untuk mencapai tujuan yang halal.
Ustadz Faraz Rabbani juga menjelaskan tentang pilihan IVF dengan donor telur dan bagaimana Islam memandang hal ini. Beliau menekankan bahwa setiap keputusan harus dibuat dengan mempertimbangkan tawakkul dan ketaatan kepada Allah.
