Mengunjungi Perpustakaan Pasha di Rhodes
30 Mei 2026, 11.00

Di pulau Rhodes, Yunani, saya mengunjungi perpustakaan pasha yang terletak di jalan-jalan kecil kota. Perpustakaan Hafiz Ahmed Agha ini didirikan pada tahun 1793 dan masih dikelola oleh keluarga pendirinya hingga saat ini.
Sejarah Perpustakaan
Perpustakaan ini didirikan oleh Ahmed Aga, seorang pejabat Ottoman yang juga merupakan seorang pedagang Mediterrania. Ahmed Aga dibunuh dalam perjalanan haji ke Mekkah dan Madinah, dan putranya, Ahmed Fethi Pasha, kemudian mengambil alih perpustakaan dan mengembangkannya menjadi salah satu perpustakaan terbesar di wilayah tersebut.
Perpustakaan ini memiliki koleksi buku yang luas, termasuk buku tentang astrologi, filsafat, kedokteran, hukum Islam, dan ekonomi. Buku-buku ini ditulis dalam bahasa Ottoman, Arab, dan Persia, dan beberapa di antaranya merupakan naskah asli yang sangat langka.
Kelangsungan Perpustakaan
Perpustakaan Hafiz Ahmed Agha merupakan salah satu perpustakaan tertua di wilayah ini yang masih dikelola oleh keluarga pendirinya. Keluarga Tuten, yang merupakan keturunan Ahmed Aga, telah mengelola perpustakaan ini selama tujuh generasi.
Menurut Tarik Tuten, seorang anggota keluarga Tuten, perpustakaan ini merupakan salah satu contoh langka dari perpustakaan waqf yang masih dikelola oleh keluarga pendirinya. Waqf adalah sebuah lembaga keagamaan yang didirikan untuk kepentingan umum, dan perpustakaan ini merupakan salah satu contoh dari lembaga tersebut.
Perspektif Islam
Perpustakaan Hafiz Ahmed Agha merupakan contoh dari pentingnya ilmu pengetahuan dan pendidikan dalam Islam. Perpustakaan ini telah menjadi sumber pengetahuan dan inspirasi bagi banyak orang selama berabad-abad, dan kelangsungannya merupakan bukti dari komitmen keluarga Tuten untuk melestarikan warisan budaya dan ilmu pengetahuan Islam.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



