Pasukan Israel Bunuh Pria Tak Bersenjata di Kamar Tidur
25 Jun 2026, 11.00

Pasukan Israel menewaskan seorang pria tak bersenjata di kamar tidurnya saat melakukan serbuan di rumahnya di Tepi Barat. Mustafa Taha Mustafa al-Khatib, 32 tahun, ditembak beberapa kali oleh tentara Israel saat mereka melakukan serbuan di desa Sarta, barat Salfit, di Tepi Barat yang diduduki.
Penembakan di Kamar Tidur
Menurut paman korban, Yaseen al-Khatib, Mustafa lambat membuka pintu karena sedang tidur. Ketika dia bangun, dia mencoba berpakaian, tetapi tentara Israel memaksa membuka pintu depan, menyerbu ke kamar tidurnya, dan menembaknya. Yaseen juga mengatakan bahwa pasukan Israel mencegah warga mencapai Mustafa untuk memberikan pertolongan pertama.
Mustafa kemudian meninggal karena luka-lukanya. Setelah pasukan Israel menarik diri, paramedis dapat memasuki daerah tersebut dan membawa korban ke rumah sakit.
Jumlah Korban Meningkat
Kematian Mustafa meningkatkan jumlah warga Palestina yang terbunuh oleh pasukan Israel dan pemukim sejak awal tahun menjadi 72, termasuk 17 anak-anak, lima wanita, dan dua orang lanjut usia, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Pasukan Israel melakukan operasi penangkapan dan serbuan setiap malam di seluruh Tepi Barat yang diduduki. Selama operasi tersebut, puluhan warga Palestina ditahan. Menurut kelompok hak asasi tahanan Palestina, sekitar 9.300 warga Palestina saat ini dipenjara oleh Israel, dengan hampir setengahnya ditahan tanpa tuduhan atau persidangan.
