Perang Iran Pengaruhi Ekonomi India

11 Mei 2026, 23.01

Thumbnail Perang Iran Pengaruhi Ekonomi India

Perdana Menteri India Narendra Modi mengimbau warganya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan tidak membeli emas. Hal ini merupakan tanda bahwa perang AS-Israel melawan Iran mulai berdampak pada ekonomi India, yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia.

India Menghadapi Tekanan Cadangan Devisa

India adalah salah satu dari sedikit negara di kawasan yang belum menaikkan harga bahan bakar untuk konsumen domestik atau melakukan rasioning pasokan. Namun, India telah menaikkan harga gas alam cair (LPG), yang merupakan bahan bakar utama untuk memasak di negara tersebut.

India mengimpor sekitar 60% LPG dari Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi, dengan 90% di antaranya tiba melalui Selat Hormuz, yang secara efektif ditutup akibat blokade ganda oleh AS dan Iran.

Modi menyarankan warganya untuk menghemat bahan bakar dan mengurangi penggunaan emas. Ia juga mengimbau warganya untuk bekerja dari rumah dan melakukan konferensi online.

Dampak Perang pada Ekonomi India

Perang melawan Iran telah menyebabkan harga energi meningkat, yang berdampak pada cadangan devisa India. Rupee India, mata uang negara tersebut, telah mencapai rekor terendah terhadap dolar AS.

Bank sentral India telah melakukan intervensi di pasar untuk mendukung mata uang dengan menjual dolar AS. India juga mengandalkan aliran dolar dari pekerja di Teluk, terutama Uni Emirat Arab. Namun, dengan sektor pariwisata yang terdampak perang, aliran tersebut telah terpengaruh.

Dirangkum dari: Middle East Eye