Perusahaan Intelijen AS dengan Koneksi ke Israel
3 Jul 2026, 11.01

Sejak 2020, Palantir, perusahaan teknologi intelijen AS yang kontroversial dengan koneksi ke pelanggaran hak asasi manusia Israel di Palestina, telah memenangkan kontrak senilai £670m dengan industri sipil dan pertahanan Inggris.
Palantir telah memenangkan kontrak dengan berbagai sektor, termasuk NHS, Kementerian Pertahanan, dan kepolisian. Perusahaan ini juga dikaitkan dengan pelanggaran hak asasi manusia di Palestina, termasuk pembunuhan warga sipil dan pekerja kemanusiaan.
Kontroversi Palantir
Palantir juga dikritik karena retorika reaksionernya. Perusahaan ini telah menerbitkan manifesto yang memuat pernyataan supremasi etnis dan mendukung pengembangan senjata AI.
Pendiri Palantir, Peter Thiel, adalah seorang milyuner teknologi sayap kanan yang telah menyatakan bahwa ia tidak percaya bahwa kebebasan dan demokrasi kompatibel. Ia juga dikenal karena hubungannya yang dekat dengan Donald Trump dan telah mengadakan pesta perayaan untuk pelantikan presiden AS pada 2024.
