Poros Pragmatis di Timur Tengah

15 Agu 2026, 11.01

Thumbnail Poros Pragmatis di Timur Tengah

Poros pragmatis baru mungkin muncul di Timur Tengah, dipimpin oleh Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. Poros ini dapat mengubah keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut.

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah

Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah yang baru saja ditandatangani antara Pakistan, Arab Saudi, dan Turki adalah langkah pertama menuju pembentukan poros ini. Perjanjian ini memungkinkan kerja sama pertahanan yang lebih erat antara negara-negara tersebut dan dapat membentuk keseimbangan kekuatan baru di kawasan Timur Tengah.

Poros pragmatis ini berbeda dari poros lain yang telah ada sebelumnya, seperti poros perlawanan Iran dan poros keamanan Amerika-Israel. Poros ini lebih fokus pada kerja sama ekonomi dan pertahanan antara negara-negara Sunni, daripada ideologi atau kepentingan politik.

Konteks Umum

Timur Tengah telah mengalami banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk serangan Hamas pada Oktober 2023 dan perang yang menyusul. Peristiwa ini telah menunjukkan bahwa poros keamanan Amerika-Israel tidak efektif dalam menjaga stabilitas di kawasan tersebut.

Poros perlawanan Iran juga telah mengalami tekanan, dengan serangan Israel terhadap Hezbollah dan Hamas. Namun, poros ini masih memiliki pengaruh signifikan di kawasan tersebut.

Poros pragmatis baru ini dapat membentuk keseimbangan kekuatan baru di kawasan Timur Tengah, dengan fokus pada kerja sama ekonomi dan pertahanan antara negara-negara Sunni.

Pelajaran dan Refleksi

Poros pragmatis baru ini dapat membawa pelajaran penting bagi umat Islam, yaitu pentingnya kerja sama dan kesatuan di antara negara-negara Muslim. Dengan bekerja sama, negara-negara Muslim dapat meningkatkan kekuatan dan pengaruh mereka di kawasan Timur Tengah dan dunia.

Poros ini juga dapat membantu meningkatkan stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah, yang telah mengalami banyak konflik dan kekerasan dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karena itu, poros pragmatis baru ini dapat menjadi langkah positif menuju masa depan yang lebih stabil dan sejahtera bagi umat Islam dan kawasan Timur Tengah.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye