Trump Ancam Tarif Selat Hormuz

20 Jun 2026, 23.01

Thumbnail Trump Ancam Tarif Selat Hormuz

Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan mengenai kemungkinan pengenaan tarif pada Selat Hormuz jika negosiasi dengan Iran tidak mencapai kesepakatan. Trump menyatakan bahwa tidak akan ada tarif kecuali jika dikenakan oleh dan untuk Amerika Serikat, sebagai ganti rugi atas jasa yang telah diberikan sebagai 'malaikat pelindung' bagi negara-negara di Timur Tengah.

Peringatan Trump

Trump menegaskan bahwa tarif tersebut hanya akan dikenakan jika kesepakatan dengan Iran tidak tercapai, dan itu akan menjadi bentuk pembayaran untuk biaya yang telah dikeluarkan AS di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Pernyataan ini disampaikan oleh Trump melalui platform Truth Social.

Dalam konteks Islam, penting untuk diingat bahwa hubungan internasional harus dibangun atas dasar saling menghormati dan bekerja sama. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman, 'Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yang di luar kalanganmu sebagai pemimpin-pemimpin (yang kamu percaya), karena mereka tidak akan berhenti-hentinya (berusaha) untuk merusak kamu.' (QS. Ali Imran: 118). Oleh karena itu, umat Islam harus selalu berhati-hati dan bijak dalam membangun hubungan dengan negara lain, serta tetap berpegang pada prinsip-prinsip keadilan dan kebaikan.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye