UAE Bergabung dengan AS-Israel Melawan Iran
29 Mei 2026, 23.01

Menurut laporan The Wall Street Journal, Uni Emirat Arab (UAE) melakukan serangan udara melawan Iran sejak awal konflik, menunjukkan peran yang lebih dalam dan lebih awal daripada yang diakui sebelumnya.
UAE Sebagai Anggota Ketiga Koalisi
UAE dilaporkan melakukan serangan udara bersama AS dan Israel, menargetkan lokasi-lokasi di Qeshm dan Abu Musa Islands di Selat Hormuz, Bandar Abbas, Lavan Island oil refinery, dan Asaluyeh petrochemical complex.
Beberapa serangan tersebut menyasar infrastruktur energi Iran, yang menyebabkan kerugian besar bagi perekonomian negara tersebut. Salah satu serangan di Asaluyeh complex, yang dilakukan bersama Israel, memicu kecaman internasional dan meminta AS untuk menekan Israel agar menghentikan serangan terhadap fasilitas energi.
Reaksi Iran dan Dampak bagi UAE
Iran merespons dengan menargetkan kota-kota Teluk, bandara, dan infrastruktur energi dengan rudal dan drone, dalam upaya untuk meningkatkan biaya kampanye. UAE menyerap sebagian besar serangan tersebut, dengan lebih dari 2.800 rudal dan drone yang diarahkan ke negara tersebut.
Peran UAE dalam konflik ini juga memperburuk perbedaan di antara negara-negara Teluk. Menurut laporan, Arab Saudi secara pribadi mengeluh kepada AS pada awal April bahwa serangan Emirat berisiko menarik balasan Iran terhadap fasilitas energi regional, yang dapat mengganggu pasar minyak dan mengancam perekonomian global.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



