Wali Kota New York: Pemerintah AS Harus Tangkap Netanyahu

22 Jul 2026, 11.02

Thumbnail Wali Kota New York: Pemerintah AS Harus Tangkap Netanyahu

Wali Kota New York, Zohran Mamdani, telah menyatakan bahwa ia tidak memiliki wewenang untuk menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tetapi ia menyerukan agar pemerintah AS melakukannya jika Netanyahu mengunjungi AS.

Penyeruan Mamdani

Mamdani membuat pernyataan tersebut dalam sebuah video yang dirilis di media sosial pada hari Selasa, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Netanyahu tidak akan ditangkap selama berada di AS.

Mamdani menyebut Netanyahu sebagai 'arsitek genosida yang mengerikan' terhadap rakyat Palestina dan menyebutkan beberapa contoh penargetan Israel terhadap warga Palestina, termasuk jumlah korban yang kehilangan anggota tubuh di Gaza dan laporan PBB yang menyatakan bahwa tentara Israel telah 'sengaja' menarget dan membunuh anak-anak.

Wewenang Pemerintah AS

Mamdani menyatakan bahwa ia percaya bahwa surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu adalah sah, tetapi ia mengakui bahwa ia tidak memiliki wewenang hukum untuk menegakkan surat perintah tersebut.

Ia menyerukan agar pemerintah AS bergabung dengan ICC dan menangkap Netanyahu jika ia mengunjungi AS.

Reaksi dan Tuntutan

Beberapa komentator pro-Palestina telah menyerukan agar Mamdani mengambil langkah-langkah yang lebih nyata dalam kantornya untuk melawan keterlibatan dalam kejahatan Israel.

Penulis dan aktivis Mohammed el-Kurd mengatakan bahwa Mamdani dapat mengambil langkah-langkah yang lebih nyata dengan mendorong Jaksa Agung dan otoritas lainnya untuk menindak organisasi yang terdaftar di New York yang menyumbangkan puluhan juta dolar AS untuk perluasan pemukiman Israel dan kekerasan setiap tahunnya.

Refleksi dan Pelajaran

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya memahami dan menghormati hukum internasional, serta menyerukan agar pemerintah dan lembaga internasional mengambil langkah-langkah yang lebih serius untuk menangani kejahatan perang dan pelanggaran HAM.

Ia juga menekankan pentingnya mempromosikan kesadaran dan pemahaman tentang isu-isu yang terkait dengan konflik Israel-Palestina dan menyerukan agar masyarakat internasional mengambil langkah-langkah yang lebih konstruktif untuk mencapai perdamaian dan keadilan di wilayah tersebut.

Dirangkum dari: Middle East Eye