Walikota London: Netanyahu Tidak Diundang di London

24 Jul 2026, 11.00

Thumbnail Walikota London: Netanyahu Tidak Diundang di London

Walikota London, Sadiq Khan, menyatakan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tidak diundang di London karena diduga melakukan genosida di Gaza.

Penyataan Khan

Khan menyatakan bahwa jika Netanyahu berkunjung ke London, maka dia akan merasakan tekanan dari opini publik. Khan juga berjanji untuk melobi Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, untuk menegakkan surat perintah penangkapan ICC jika Netanyahu berkunjung ke London.

Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, telah diterbitkan surat perintah penangkapan oleh ICC pada November 2024 karena tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza sejak Oktober 2023.

Latar Belakang

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah 24 tahun ICC, mereka menerbitkan surat perintah penangkapan untuk pejabat senior yang bersekutu dengan Barat.

Walikota New York, Zohran Mamdani, juga telah menyatakan bahwa Netanyahu adalah seorang penjahat perang dan bahwa pemerintah federal AS harus menangkapnya atas nama ICC jika dia berkunjung ke AS.

Pelajaran dan Refleksi

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya menegakkan hukum dan keadilan internasional. Pelajaran yang dapat diambil dari kasus ini adalah bahwa tidak ada satu pun negara atau pejabat yang dapat menghindari tanggung jawab atas tindakan mereka.

Sebagai umat Islam, kita harus selalu berpegang pada prinsip keadilan dan kebenaran. Kita harus mendukung upaya untuk menegakkan hukum dan keadilan internasional, serta mengutuk tindakan kekerasan dan penindasan yang dilakukan oleh siapa pun.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye