Warga Gaza Keluhkan Penutupan Rekening Bank
20 Jun 2026, 11.01

Warga Gaza yang terkena dampak perang mengaku bahwa Bank of Palestine membekukan atau menutup rekening mereka tanpa penjelasan yang memadai. Hal ini menyebabkan mereka tidak bisa mengakses dana yang dibutuhkan untuk membayar sewa, membeli kebutuhan pokok, dan mendukung keluarga mereka.
Beberapa pemilik rekening mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengakses dana yang mereka butuhkan setelah menemukan bahwa rekening mereka telah dibatasi atau ditutup. Mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak menerima penjelasan yang memadai dari bank dan tidak diberikan jalur yang jelas untuk menantang keputusan tersebut.
Dampak Penutupan Rekening Bank
Di Gaza, kekurangan likuiditas yang kronis dan kerusakan uang kertas yang meluas menyebabkan banyak warga Gaza sangat bergantung pada aplikasi perbankan dan dompet digital untuk mengakses dan mentransfer uang.
Salah satu warga Gaza, Ahmed Sardah, mengatakan bahwa ia sedang mencoba mentransfer uang melalui aplikasi mobile bank ketika ia menemukan bahwa rekeningnya telah ditutup. Ia kemudian mengetahui bahwa dompet digital PalPay dan Jawwal Pay-nya juga telah dibekukan.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



