Warisan Kekuasaan Inggris: Aliansi Tanpa Hukum
24 Jul 2026, 11.01

Kekuasaan Inggris merupakan proyek kolonial dan imperial yang paling sukses dalam 300 tahun terakhir, jika kesuksesan diartikan sebagai penaklukan dan eksploitasi wilayah luas di planet ini.
Warisan Kekuasaan Inggris
Setelah kekuasaan Inggris berakhir, tiga negara pasca-kolonial yang muncul memiliki dampak besar pada politik global abad ke-21: Amerika Serikat, Israel, dan Uni Emirat Arab. Negara-negara ini memiliki kesamaan dalam mereproduksi hierarki rasial dan tata pemerintahan kolonial yang inheren dalam proyek imperial Inggris.
Amerika Serikat, Israel, dan Uni Emirat Arab telah menjadi kekuatan militer yang signifikan dan telah melakukan ekspansi ke wilayah tetangga dan wilayah asli. Mereka juga telah mereproduksi hierarki rasial dan tata pemerintahan kolonial yang inheren dalam proyek imperial Inggris.
Dampak Kekuasaan Inggris
Kekuasaan Inggris telah meninggalkan warisan yang besar pada dunia, termasuk pembentukan Israel dan Uni Emirat Arab. Amerika Serikat telah mengambil alih kekuasaan Inggris setelah Perang Dunia II dan telah terlibat dalam perang terus-menerus sejak saat itu, membunuh jutaan orang dalam perang di Korea, Indochina, Timur Tengah, dan intervensi di Amerika Latin.
Israel, sejak kelahirannya yang keras pada tahun 1948, telah terlibat dalam perang terus-menerus dengan bangsa Palestina asli yang tanahnya diambil, serta dengan semua tetangganya. Uni Emirat Arab, setelah merdeka pada tahun 1971, telah berkembang sebagai pusat perdagangan global, tetapi baru-baru ini di bawah pemerintahan Mohammed bin Zayed Al Nahyan telah berusaha untuk menjadi kekuatan regional, mendanai kelompok-kelompok proksi dan gerakan separatis dari Libya hingga Sudan dan Somalia.
Refleksi dan Pelajaran
Kita harus merefleksikan warisan kekuasaan Inggris dan dampaknya pada dunia. Kita harus belajar dari sejarah dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang sama. Kita harus mempromosikan perdamaian, keadilan, dan kesetaraan, serta menghormati hak-hak asli dan kedaulatan bangsa-bangsa.
Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mengakhiri aliansi tanpa hukum ini dan mempromosikan perdamaian dan keadilan di seluruh dunia. Kita harus memastikan bahwa kekuasaan Inggris dan warisannya tidak lagi menjadi sumber konflik dan kesengsaraan, tetapi menjadi sumber inspirasi untuk membangun dunia yang lebih baik dan lebih adil.
