— Bagian 2 · Di Bagian ini, kita mempelajari: —
Bagian 2
| Paman dari ayah | الْعَمُّ | Pohon | الشَّجَرَةُ |
|---|---|---|---|
| Bibi dari Ayah | الْعَمَّةُ | Syiria | سُورِيَا |
| Paman dari ibu | الْخَالُ | SMP | الْمَدْرَسَةُ الثَّنَوِيَّةُ |
| Bibi dari ibu | الْخَالَةُ | Pengawas | الْمُفَتِّشُ |
| RS Bersalin | مُسْتَشْفَى الْوِلاَدَةِ | Pemudi | الْفَتَاةُ |
| Ya Tuan | يَا سَيِّدُ | Buku tulis | الدَّفْتَرُ |
| Ya Nyonya | يَا سَيِّدَةُ | Malaysia | مَالِيزِيَا |
| Apa kabarmu (lk) | كَيْفَ حَالُكَ ؟ | Saya baik | أَنَا بِخَيْرٍ |
| Jamak (j) dari أُمُّ ibu | أُمَّهَاتُ | j dari أَبٌ ayah | آبَاءُ |
| j dari وَزِيرٌ menteri | وُزَرَاءُ | j dari عَالِمٌ ulama | الْعُلَمَاءُ |
| j dari قَوِيٌّ kuat | أَقْوِيَاءُ | J dari ضَاعِفٌ | ضِعَافٌ |
| sesudah | بَعْدَ | lemah | |
| Kerajaan Saudi Arabia | الْمَمْلَكَةُ الْعَرَبِيَّةُ السُّعُودِيَّةُ |
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
A
Di Bagian ini, kita mempelajari:
-
Jamak dari kata benda dan kata sifat. Dalam Bahasa Arab, bentuk jamak terdiri dari dua jenis, yaitu:
- a. Jamak yang beraturan – jamak salim
- b. Jamak yang tidak beraturan – jamak taksir.
-
Jamak salim terdiri dari maskulin atau feminin (jamak mudzakar salim dan jamak mu'annats salim). Jamak mudzakar salim memilihi akhiran '-ûna'. Contoh:
مُسْلِمٌ ⟶ مُسْلِمُونَ
Muslim-u-n ⟶ muslim-ûna
مُدَرِّسٌ ⟶ مُدَرِّسُونَ
Mudarris-u-n ⟶ mudarris-ûna
Jamak mu'annats salim memiliki akhiran '-ât-u-n'. Contoh:
مُسْلِمَةٌ ⟶ مُسْلِمَاتٌ
Muslimat-u-n ⟶ muslimât-u-n
مُهَنْدِسَةٌ ⟶ مُهَنْدِسَاتٌ
Muhandisat-u-n ⟶ muhandisât-u-n
Perhatikan bahwa dalam bentuk tunggal –mufrad- memiliki 'a' yang dibaca pendek sebelum 't' (muslimat-u-n) dan 't' tersebut adalah 'ta marbutho' dan pada bentuk jamak 'a' dibaca panjang dan 't' adalah 'ta ta'nis'.
Dalam pengucapan, satu-satunya perbedaan antara bentuk mufrad dan jamak adalah panjang pendeknya 'a':
Muslimat-u-n ⟶ muslimât-u-n
Jamak taksir. Penggunaan jamak taksir sangat meluas dalam Bahasa Arab. Terdapat lebih dari dua puluh pola dari jamak taksir. Beberapa diantaranya diberikan dalam pelajaran ini.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
| فُعُولٌ<br/>(1u2û3-u-n)⁴ | نَجْمٌ<br/>najm-u-n | نُجُومٌ<br/>nujum-u-n |
|---|---|---|
| فُعُلٌ<br/>(1u2u3-u-n) | كِتَابٌ<br/>kitâb-u-n | كُتُبٌ<br/>kutub-u-n |
| فِعَالٌ<br/>(1i2â3-u-n) | جَبَلٌ<br/>jabal-u-n | جِبَالٌ<br/>jibâl-u-n |
| فُعَّالٌ<br/>(1u22â3-u-n) | تَاجِرٌ<br/>tâjir-u-n | تُجَّارٌ<br/>tujjâr-u-n |
| أَفْعَالٌ<br/>(a12â3-u-n) | قَلَمٌ<br/>kalam-u-n | أَقْلَامٌ<br/>aqlâm-u-n |
| فُعَلَاءُ<br/>(1u2a3â-u) | زَمِيلٌ<br/>zamîl-u-n | زُمَلَاءُ<br/>zumalâ-u |
| أَفْعِلَاءُ<br/>(a12i3â-u) | صَدِيقٌ<br/>sadîq-u-n | أَصْدِقَاءُ<br/>asdiqâ-u-n |
| فِعْلَةٌ<br/>(1i23at-u-n | أَخٌ<br/>akh-u-n | إِخْوَةٌ<br/>ikhwat-u-n |
Para pelajar dianjurkan untuk mempelajari bentuk-bentuk jamak untuk setiap kata benda dan kata sifat baru yang dipelajarinya.
<sup>4</sup> Nomot 1, 2 dan 3 merujuk pada huruf-huruf pertama, kedua, dan ketiga.
![Logo] Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
- Bentuk jamak dari هَذَا dan هَذِهِ adalah هَؤُلَاءِ (hâ-ulâ-i). Contoh:
| هَذَا تَاجِرٌ | هَؤُلَاءِ تُجَّارٌ |
|---|---|
| Ini pedagang | ini para pedagang |
| هَذِهِ مُدَرِّسَةٌ | هَؤُلَاءِ مُدَرِّسَاتٌ |
| Ini guru wanita | ini para guru wanita |
Perhatikan bahwa هَؤُلَاءِ sebagian besar digunakan untuk manusia. Penggunaannya terhadap selain manusia sangat jarang. Lihat pelajaran 16 untuk mengetahui penggunaannya terhadap selain manusia.
- Bentuk jamak dari هُوَ adalah هُمْ 'mereka' (maskulin). Tidak seperti bentuk mufrad هُوَ, bentuk jamak هُمْ hanya digunakan untuk manusia. Contoh:
| هُوَ مُدَرِّسٌ | هُمْ مُدَرِّسُونَ |
|---|---|
| Dia adalah seorang guru | mereka adalah guru |
Bentuk jamak dari ـهُ (miliknya) adalah ـهُمْ (milik mereka). Contoh:
Dimana rumah mereka? أَيْنَ بَيْتُهُمْ ؟
Ayah mereka adalah pedagang terkenal أَبُوهُمْ تَاجِرٌ شَهِيرٌ
Perhatikan bahwa kata 'mereka' dan 'milik mereka' bentuknya sama ( هُمْ ).
-
Kita telah belajar ذَهَبَ 'dia (telah) pergi. Sekarang kita mempelajari 'mereka (telah) pergi' ذَهَبُوا dzahabû. Perhatikan, terdapat alif di akhir kata yang tidak dilafalkan. Kita akan belajar bentuk feminin pada bagian B.
-
بَعْضٌ 'sebagian'. Contoh:
بَعْضُهُمْ مُدَرِّسُونَ ، وَ بَعْضُهُمْ مُهَنْدِسُونَ
Sebagian dari mereka adalah guru dan sebagian dari mereka adalah insinyur.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
🖎 Latihan:
- Ubahlah subjek kalimat berikut ke dalam bentuk jamak sebagaimana yang ditunjukkan dalam contoh.
- Gantilah kata yang digarisbawahi ke dalam bentuk jamak dan susunlah kembali kalimat tersebut.
- Buatlah kata-kata berikut berbentuk mudhaf menggunakan pertama, kata benda, dan kemudian kata ganti sebagaimana yang ditunjukkan dalam contoh. Perhatikan di akhir kata benda berakhiran alif dan hamzah, hamzah ditulis di atas waw ketika diikuti kata ganti, tetapi ketika diikuti oleh kata benda, hamzah tetap dituliskan independen. Contoh:
Anak-anak Muhammad أَبْنَاءُ مُحَمَّدٍ
Anak-anaknya أَبْنَاؤُهُ
- Gantilah subjek dari kalimat berikut ke dalam bentuk jamak, sebagaimana yang ditunjukkan dalam contoh.
- Baca dan tulislah.
- Tulislah bentuk jamak kata benda dan kata sifat berikut.
<ins>🕮 Kosa Kata Baru:</ins>
| J dari فَتَى 'pemuda' | فِتْيَةٌ | J dari اِسْمٌ 'nama' | أَسْمَاءُ |
|---|---|---|---|
| J dari طَوِيلٌ 'tinggi' | طِوَالٌ | J dari رَجُلٌ 'laki-laki' | رِجَالٌ |
| J dari طَالِبٌ 'pelajar' | طُلَّابٌ | Manusia | النَّاسُ |
| J dari جَدِيدٌ 'baru' | جُدُدٌ | J dari قَصِيرٌ 'pendek' | قِصَارٌ |
| Tamu; ضَيْفٌ (j) | ضَيْفٌ | J dari حَاجٌّ 'haji' | حُجَّاجٌ |
| Desa | قَرْيَةٌ | J dari صَدِيقٌ 'teman' | أَصْدِقَاءُ |
| Ladang; حُقُولٌ (j) | حَقْلٌ | Restoran | الْمَطْعَمُ |
| J dari زَمِيلٌ 'teman | زُمَلَاءُ | J dari اِبْنٌ'anak (lk)' | أَبْنَاءُ |
| J dari مُجْتَهِدٌ<br/>'bersungguh-sungguh' | مُجْتَهِدُونَ | Orang tua, orang yang<br/>terpelajar شُيُوخٌ (j) | شَيْخٌ |
Pada bagian ini, kita mempelajari yang berikut:
-
Bentuk jamak dari هِي 'dia (pr)' adalah هُنَّ. Contoh:
Mereka adalah para saudara laki-lakiku هُمْ إِخْوَتِي
Mereka adalah para saudara perempuanku هُنَّ أَخَوَاتِي
Bentuk jamak dari ـهَا 'miliknya (pr)' adalah هُنَّ. Perhatikan, dhamir 'mereka (pr)' dan kata ganti 'milik mereka' adalah sama.
Mereka (pr) adalah teman kelasku dan ini rumah mereka هُنَّ زَمِيلاَتِي، وَ هٰذَا بَيْتُهُنَّ
-
Kita telah belajar bentuk jamak dari هٰذِهِ adalah هٰؤُلاَءِ، sama antara mudzakar dan mu'annats.
-
Kita telah belajar pada bagian A ذَهَبُوا berarti 'mereka (lk) (telah) pergi'. 'Mereka (pr) (telah) pergi' adalah ذَهَبْنَ. Contoh:
Dimana saudara-saudara laki-lakimu? أَيْنَ إِخْوَتُكَ؟
Mereka telah pergi ke Universitas. ذَهَبُوا إِلَى الْجَامِعَةِ
Dimana saudara-saudara perempuanmu? أَيْنَ أَخَوَاتُكَ؟
Mereka telah pergi ke perpustakaan. ذَهَبْنَ إِلَى الْمَكْتَبَةِ
-
Kita telah belajar pelafalan feminin jamak. Dalam pengucapan 'a' sebelum 't' dipanjangkan. Dalam tulisan, ta marbutho ة diubah menjadi ta ta'nis ت. Contoh:
| مُسْلِمَةٌ | ⟶ | مُسْلِمَاتٌ |
|---|---|---|
| muslimat-u-n | muslimât-u-n |
Perhatikan bentuk jamak berikut ini yang tidak beraturan.
| بِنْتٌ | بَنَاتٌ |
|---|---|
| Bint-u-n | banāt-u-n |
| أُخْتٌ | أَخَوَاتٌ |
| Ukht-u-n | akhwāt-u-n |
| فَتَاةٌ | فَتَيَاتٌ |
| Fatāt-u-n | fatayāt-u-n |
-
Gantilah subjek dari kalimat berikut ke dalam bentuk jamak. Perhatikan, ajektif (kata sifat) seperti كَبِيرٌ ، صَغِيرٌ ، طَوِيلٌ ، جَدِيدٌ sama untuk maskulin dan feminin.
-
Baca dan tulislah.
-
Gantilah subjek dari kalimat berikut ke dalam bentuk jamak.
-
Isilah bagian yang kosong dengan menggunakan kata ganti penunjuk : ( هَذَا ، هَذِهِ ، هَؤُلاَءِ )
Perhatikan, هَؤُلاَءِ sama untuk maskulin dan feminin.
-
Isilah bagian yang kosong dengan menggunakan kata ganti (<i>dhamir</i>) yang sesuai. ( هُوَ ، هُمْ ، هِيَ ، هُنَّ )
-
Tulislah bentuk jamak dari kata benda dan kata sifat berikut.
| Guru wanita | أُسْتَاذَةٌ | Wanita (bentuk jamak dari akar yang berbeda) | النِّسَاءُ |
|---|---|---|---|
| Isteri | زَوْجَةٌ | ||
| Bibi (saudari ayah)<br/>wanita | عَمَّةٌ<br/>الْمَرْأَةُ | Suami | زَوْجٌ |
| RS Bersalin | مُسْتَشْفَى الْوِلاَدَةِ |
Pada bagian ini, kita belajar, bentuk jamak dari ذَلِكَ dan تِلْكَ adalah أُولَٰئِكَ.
Perhatikan waw pada أُولَٰئِكَ tidak dilafalkan. Kata tersebut diucapkan ulâ'ika.
🖎 Latihan:
-
Gantilah subjek dari kalimat berikut ke dalam bentuk jamak sebagaimana yang ditunjukkan pada contoh.
-
Isilah bagian yang kosong dengan menggunakan kata ganti penunjuk ، ذَلِكَ ، تِلْكَ أُولَٰئِكَ
-
Tulislah bentuk jamak dari kata benda berikut.
-
Bacalah yang berikut dengan tetap mengingat bahwa broken plural ini tidak memiliki tanwîn di bagian akhir.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Dalam bagian ini kita mempelajari yang berikut:
-
Jamak dari أَنْتَ adalah أَنْتُمْ . Contoh:
Siapa kalian? مَنْ أَنْتُمْ ؟
Jamak dari كَ adalah كُمْ . Contoh:
Dimana rumah kalian, saudara-saudaraku? أَيْنَ بَيْتُكُمْ يَا إِخْوَانُ
-
Bentuk jamak dari أَنَا 'saya' adalah نَحْنُ 'kami'. Seperti أَنَا , jamaknya نَحْنُ juga berlaku untuk maskulin dan feminin. Contoh:
Kami adalah muslim نَحْنُ مُسْلِمُونَ
Kami adalah muslimah نَحْنُ مُسْلِمَاتٌ
Kita telah belajar بَيْتِي berarti 'rumahku'. Sekarang kita belajar 'rumah kami' adalah بَيْتُنَا bait-u-nâ. Contoh:
Allah adalah Tuham kami اللهُ رَبُّنَا
Islam adalah agama kami. اَلْإِسْلَامُ دِينُنَا
Muhammad shallallahu alaihi wasallam Nabi kami. مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيُّنَا
-
ذَهَبْتَ berarti 'kamu (telah) pergi'. ذَهَبْتُمْ Berarti 'kalian (telah) pergi'. Contoh:
Kemana kalian pergi، anak-anakku? أَيْنَ ذَهَبْتُمْ يَا أَبْنَائِي ؟
-
ذَهَبْتُ berarti 'saya (telah) pergi'. Dan 'kami telah pergi' adalah ذَهَبْنَا dzahabnâ.
Perhatikan, mereka (telah) pergi (pr) adalah ذَهَبْنَ dzahabna. Perbedaan diantara keduanya adalah dalam ذَهَبْنَ , huruf 'a' terakhir pendek, sedangkan dalam ذَهَبْنَا panjang.
-
Kita telah mempelajari bahwa nama wanita tidak memiliki tanwin contoh: خَدِيجَةُ ، آمِنَةُ ، مَرْيَمُ
Sekarang kita mempelajari bahwa nama-nama selain dari nama Arab ('ajam) juga tidak memiliki tanwin. Contoh: وَلِيمُ ، هِتْلَرُ ، لَنْدَنُ ، بَاكِسْتَانُ
Nama sebagian besar para nabi adalah non Arab, dan oleh karena itu tidak memiliki tanwin. Contoh: آدَمُ ، إِبْرَاهِيمُ ، إِسْحَاقُ ، إِسْمَاعِيلُ ، يَعْقُوبُ
Akan tetapi jika nama non Arab hanya memiliki tiga huruf dan maskulin, maka ia memiliki tanwin. Contoh: نُوحٌ ، لُوطٌ ، جُرْجٌ (George) خَالٌ ،
-
Kita telah belajar bahwa mudhaf adalah ma'rifah karena posisinya. Maka ketika mudhaf memiliki ajektif maka ajektif (kata sifat) tersebut harus berbentuk ma'rifah. Contoh:
Rumah baru (sang) imam بَيْتُ الإِمَامِ الجَدِيدُ
Disini, بَيْتُ adalah mudhaf, dan ini ma'rifah karena posisinya sebagai mudhaf. Hal yang sama juga berlaku terhadap mudhaf yang mudhaf ilaihnya adalah kata ganti milik. Contoh: بَيْتُهُ الجَدِيدُ "rumah barunya'.
Perhatikan yang berikut:
Rumah baru (sang) imam بَيْتُ الإِمَامِ الجَدِيدُ
Rumah (sang) imam (yang) baru بَيْتُ الإِمَامِ الجَدِيدِ
-
أَيُّ 'apa/yang mana' Digunakan sebagai mudhaf. Contoh:
Rumah yang mana ini? أَيُّ بَيْتٍ هَذَا
Pelajar yang mana yang keluar? أَيُّ طَالِبٍ خَرَجَ ؟
Ketika diikuti oleh kata depan maka dia berubah menjadi majrur. Contoh:
Dari negeri mana asalmu? مِنْ أَيِّ بَلَدٍ أَنْتَ ؟
Di kelas mana engkau duduk? فِي أَيِّ فَصْلٍ جَلَسْتَ ؟
Juga dapat menduduki posisi manshub. Contoh:
Bahasa apa yang engkau sukai? أَيَّ لُغَةٍ تُحِبُّ ؟
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
🖎 Latihan:
- Jawablah pertanyaan berikut ini.
- Baca dan tulislah.
- Gunakanlah kata benda berikut dengan kata ganti milik sebagaimana yang ditunjukkan di dalam contoh.
- Bacalah.
- Bacalah kata benda berikut ini dengan tetap mengingat kaidah tiga huruf nama orang non Arab.
| Selamat datang | أَهْلًا وَسَهْلًا وَمَرْحَبًا | Konstitusi (hukum) | اَلدُّسْتُورُ |
|---|---|---|---|
| Bayi (pr) | طِفْلَةٌ | Kiblat | اَلْقِبْلَةُ |
| Bandara | اَلْمَطَارُ | Pengadilan | اَلْمَحْكَمَةُ |
| Fakultas | اَلْكُلِّيَةُ | Cucu (lk), حَفَّدَةٌ (j) | حَفِيْدٌ |
| Fakultas kedokteran | كُلِّيَةُ الطِّبِّ | Kebun | اَلْحَدِيْقَةُ |
| Fakultas teknik | كُلِّيَةُ الْهَنْدَسَةِ | Tuhan | اَلرَّبُّ |
| Fakultas ekonomi<br/>(Perdagangan<br/>Fakultas Syariat | كُلِّيَةُ التِّجَارَةِ<br/>كُلِّيَةُ الشَّرِيْعَةِ | Hari sabtu<br/>Bulan | يَوْمُ السَّبْتِ<br/>اَلشَّهْرُ |
| Kristen, نَصَارَى (j) | نَصْرَانِيٌّ | Bulan Rajab | رَجَبٌ |
| Nabi | اَلنَّبِيُّ | Yunani | اَلْيُونَانُ |
| Agama | اَلدِّيْنُ | (j) dari أَخٌ | إِخْوَةٌ |
| Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadanya (lk) |
Dalam bagian ini kita mempelajari:
-
Jamak dari أَنْتِ 'anda/kamu/engkau' (pr) adalah أَنْتُنَّ.
Siapa kalian, wahai saudariku?
مَنْ أَنْتُنَّ يَا أَخَوَاتِي ؟
Kami adalah anak (perempuan) imam
نَحْنُ بَنَاتُ الْإِمَامِ
-
Bentuk jamak ـكِ 'milikmu' (pr) adalah كُنَّ. Contoh:
Dimana rumah kalian nyonya?
أَيْنَ بَيْتُكُنَّ يَا سَيِّدَاتُ ؟
Rumah kami di dekat masjid
بَيْتُنَا قَرِيبٌ مِنَ الْمَسْجِدِ ؟
-
Kita telah belajar bahwa ذَهَبْتِ 'anda (telah) pergi' (feminin tunggal). Bentuk
jamaknya adalah ذَهَبْتُنَّ. Contoh:
Kemana kalian pergi, saudari-saudariku?
أَيْنَ ذَهَبْتُنَّ يَا أَخَوَاتِي ؟
Kemana kalian pergi, saudara-saudaraku?
أَيْنَ ذَهَبْتُمْ يَا إِخْوَانُ ؟
-
قَبْلَ berarti 'sebelum', بَعْدَ berarti 'setelah'. Keduanya merupakan mudhaf dan kata yang mengikutinya majrur ( kasrah ). Contoh:
Setelah pelajaran
بَعْدَ الدَّرْسِ
Sebelum shalat
قَبْلَ الصَّلَاةِ
-
خَرَجَ 'dia (telah) keluar'.
أَخَرَجَ الْإِمَامُ مِنَ الْمَسْجِدِ ؟
Apakah imam telah keluar dari masjid?
ذَهَبْتُ إِلَى الْمَسْجِدِ قَبْلَ الْأَذَانِ ، وَ خَرَجْتُ بَعْدَ لِصَلَاةِ
Saya telah pergi ke masjid sebelum adzan dan keluar setelah shalat.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
🖎 Latihan.
- Jawablah pertanyaan berikut ini.
- Gantilah subjek kalimat berikut ke dalam bentuk feminin.
- Gantilah kata ganti milik kalimat berikut ini ke dalam bentuk feminin.
- Isilah bagian yang kosong dengan kata ganti yang sesuai ( أَنْتُنَّ ، أَنْتِ ، أَنْتُمْ ، أَنْتَ )
- Isilah bagian yang kosong dengan kata ganti milik yang sesuai ( لَكُنَّ ، لَكِ ، لَكُمْ ، لَكَ )
- Isilah bagian yang kosong dengan أَنَا atau نَحْنُ
- Baca dan tulislah
🕮 Kosa Kata Baru:
Kairo الْقَاهِرَةُ Sekarang الْآنَ
Minggu الْأُسْبُوعُ Ujian الْإِخْتِبَارُ
pelajaran الدَّرْسُ
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Pada bagian ini, kita mempelajari yang berikut:
-
Dalam bahasa Arab, kata benda 'isim' diklasifikasikan menjadi dua, yaitu akal عَاقِلٌ (kata benda rasional) dan ghairu akal غَيْرُ عَاقِلٍ (kata benda irasional). Isim akal adalah isim yang merujuk pada manusia, malaikat, syaithan, dan mahluk yang tergolong dalam kategori ini. Sedangkan isim ghairu aklin adalah kata benda yang merujuk pada benda-benda, binatang, dan konsep.
Dalam bentuk tunggal, tidak ada perbedaan antara kedua kelompok ini. Namun dalam bentuk jamak, ada sebuah perbedaan penting. Bentuk jamak isim akal diperlakukan sebagai jamak. Sedangkan bentuk jamak isim ghairu aklin diperlakukan sebagai feminin tunggal. Contoh:
Kata benda rasional –isim akal- (عَاقِلٌ)
Tunggal هَذَا طَالِبٌ جَدِيدٌ ، هُوَ صَغِيرٌ
Jamak هَؤُلاَءِ طُلاَّبٌ جُدَدٌ ، هُمْ صِغَارٌ
Kata benda irasional –isim ghairu akal- (غَيْرُ عَاقِلٍ)
Tunggal هَذَا كِتَابٌ جَدِيدٌ ، هُوَ صَغِيرٌ
Jamak هَذِهِ كُتُبٌ جَدِيدَةٌ ، هِيَ صَغِيرَةٌ
Karena itu kata benda irasional dianggap sebagai feminin tunggal.
Perhatikan: 1. Para pelajar telah keluar الطُّلاَّبُ خَرَجُوا
- Anjing-anjing telah keluar الكِلاَبُ خَرَجَتْ
Ini adalah kaidah dasar. Ada pengecualian terhadap kaidah ini yang akan anda pelajari nanti.
-
Kita telah belajar beberapa pola isim jamak taksir. Berikut tamabahannya:
| مَفَاعِلُ | مَسْجِدٌ | مَسَاجِدُ |
|---|---|---|
| (1a2â3i4-u) | masjid-u-n | masâjid-u |
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Pola ini tanpa tawnin
| دَفْتَرٌ<br/>daftar-u-n | دَفَاتِرُ<br/>dafâtir-u |
|---|
🖎 Latihan:
- Pelajarilah contoh-contoh berikut.
- Gantilah subjek kalimat berikut ke dalam bentuk jamak sebagaimana yang terdapat dalam contoh.
- Isilah bagian yang kosong dengan kata ganti penunjuk (dekat):
هَذَا ، هَذِهِ ، هَؤُلَاءِ
- Isilah bagian yang kosong dengan kata ganti penunjuk (jauh):
ذَلِكَ ، تِلْكَ ، أُولَئِكَ
🕮 Kosa Kata Baru:
| Sungai | النَّهْرُ | Hotel | الْفُنْدُقُ |
|---|---|---|---|
| Laut | الْبَحْرُ | pesawat | الطَّائِرَةُ |
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Ini adalah lanjutan dari pelajaran 16. Di dalamnya tidak mengandung suatu bentuk yang baru.
Perhatikan bahwa bentuk jamak dari حِمَارٌ adalah حُمُرٌ dan juga حَمِيرٌ.
- Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
- Gantilah subjek dalam kalimat berikut ke dalam bentuk jamak sebagaimana yang ditunjukkan dalam contoh.
- Isilah bagian yang kosong dengan predikat yang sesuai.
- Tulislah bentuk jamak dari kata-kata berikut.
| Perusahaan | الشَّرِكَةُ | Direktur perusahaan | مُدِيرُ الشَّرِكَةِ |
|---|---|---|---|
| Murah | رَخِيصٌ | Jepang | يَابَانِيَّةٌ |
| Kemeja, قُمْصَانٌ (j) | قَمِيصٌ |
Pada bagian ini, kita mempelajari yang berikut:
- Bahasa Arab terbagi atas tunggal, jamak dan dual (ganda). Dual adalah dua, sedangkan lebih dari dua adalah jamak. Bentuk dual berakhiran "âni", contoh:
بَيْتَانِ bait-âni يَدَانِ yad-âni
بَيْتٌ bait-u-n يَدٌ yad-u-n
Bentuk dual – dalam bahasa Arab disebut mutsannah - dari هَذَا adalah هَذَانِ dan هَذِهِ adalah هَاتَانِ . Contoh:
هَذَانِ كِتَابَانِ هَاتَانِ سَيَّارَتَانِ
Bentuk dual dari هُوَ dan هِيَ adalah هُمَا . Contoh:
Siapa dua orang anak laki-laki ini? مَنْ هَذَانِ الْوَلَدَانِ ؟
Mereka berdua adalah murid baru هُمَا طَالِبَانِ جَدِيدَانِ
Kemana kedua saudara perempuan itu? أَيْنَ الْأُخْتَانِ ؟
Mereka berdua berada dalam ruangan هُمَا فِي الْغُرْفَةِ
Perhatikan bahwa ajektif yang mensifati benda dual juga berbentuk dual.
- كَمْ 'berapa banyak'. Perhatikan bahwa kata yang mengikuti كَمْ berbentuk tunggal dan menempati posisi manshub. Contoh:
Berapa banyak buku? كَمْ كِتَابًا ؟
Berapa banyak mobil? كَمْ سَيَّارَةً ؟
Perhatikan bahwa kata benda yang bertanwin dalam posisi mansub memiliki alif )di akhir) yang tidak dilafalkan.
كِتَابٌ ــــ كِتَابٍ ــــ كِتَابًا
Namun kata benda yang berakhiran ة tidak memiliki alif. Contoh:
سَيَّارَةٌ – سَيَّارَةٍ – سَيَّارَةً
🖎 Latihan:
- Jawablah pertanyaan berikut dengan menggunakan bentuk dual. Contoh:
كَمْ قَلَمًا عِنْدَكَ ؟
عِنْدِيَ قَلَمَانِ
Perhatikan bahwa bentuk dual dari أَخٌ adalah أَخَوَانِ bukan أَخَانِ .
- Baca dan tulislah.
- Isilah bagian yang kosong dengan kata-kata yang sesuai, dan beri harakat dengan akhiran yang benar.
- Gantilah subjek dari kalimat berikut ke dalam bentuk dual.
- Baca dan tulislah kata benda berikut dengan akhiran yang benar.
- Tulislah bentuk dual dari kata-kata berikut.
🕮 <ins>Kosa Kata Baru</ins>:
| Roda | الْعَجَلَةُ | Papan tulis | السَّبُّورَةُ |
|---|---|---|---|
| Festival | الْعِيدُ | Riyal | الرِّيَالُ |
| Tahun | السَّنَةُ | Desa | الْحَيُ |
| Jendela | النَّافِذَةُ | Rakaat; رَكَعَاتٌ (j) | الرَّكْعَةُ |
| Penggaris | الْمِسْطَرَةُ |
Perhatikan bahwa huruf kedua "k" berharakat sukun pada bentuk tunggal, dan fatha pada bentuk jamak.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Pada bagian ini kita belajar angka-angka dari nomor 3 sampai 10 dengan isim mudzakar yang mengikutinya.
-
Satu adalah وَاحِدٌ dan mengikuti kata benda sebagai ajektif.
Satu buku كِتَابٌ وَاحِدٌ
-
Angka 'dua' adalah إِثْنَانِ , juga mengikuti kata benda sebagai ajektif. Contoh:
Dua buku كِتَابَانِ إِثْنَانِ
Namun biasanya kata 'dua' إِثْنَانِ dihilangkan karena bentuk dual telah memadai
untuk memberikan arti 'dua'. Tetapi penggunaan إِثْنَانِ adalah untuk penekanan.
-
Angka 3 sampai 10: angka-angka ini berfungsi sebagai mudhaf. Contoh:
Tiga buku ثَلَاثَةُ كُتُبٍ
Empat rumah أَرْبَعَةُ بُيُوتٍ
Lima pulpen خَمْسَةُ أَقْلَامٍ
Enam orang laki-laki سِتَّةُ رِجَالٍ
Kata benda yang ditunjukkan dengan jumlah disebut ma'dud ( مَعْدُودٌ )
Perhatikan bahwa ma'dud berbentuk jamak dan majrur karena ia berfungsi sebagai mudhaf ilaihi. Kata yang menunjukkan angka dapat berbentuk marfu, majrur atau manshub.
Contoh:
Tiga orang pelajar keluar خَرَجَ ثَلَاثَةُ طُلَّابٍ
Di dalam (ada) empat rumah فِي أَرْبَعَةِ بُيُوتٍ
Saya melihat lima orang laki-laki رَأَيْتُ خَمْسَةَ رِجَالٍ
Perhatikan, dalam kalimat: كَمْ ثَمَنُ هَذَا ؟ "ini berapa harganya?" ada kata yang
dihilangkan. Kata yang dihilangkan adalah رِيَالًا atau kata lain yang menunjukkan mata uang.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
🖎 Latihan:
- Baca dan tulisalah.
- Baca dan tulislah kalimat berikut
- Jawablah setiap pertanyaan berikut dengan menggunakan angka yang terdapat dalam tanda kurung.
- Hitunglah dari angka 3 sampai 10 dengan menggunakan kata-kata berikut sebagai ma'dud.
| Semua | كُلُّ | Terima kasih | شُكْرًا |
|---|---|---|---|
| Mereka semua | كُلُّهُمْ | Hari أَيَّامٌ (j) | اَلْيَوْمُ |
| Kalian semua | كُلُّكُمْ | Harga | اَلثَّمَنُ |
| Kita semua | كُلُّنَا | Setengah | اَلنِّصْفُ |
| Negeri بِلَادٌ (j) | اَلْبَلَدُ | 1/10 riyal | اَلْقِرْشُ |
| Berbeda | مُخْتَلِفٌ | قُرُوشٌ (j) | |
| Bus | اَلحَافِلَةُ | (j) dari قَادِمٌ 'tua' | قُدَامَى |
| Dari mereka | مِنْهُمْ | Penumpang bus atau pesawat | اَلرَّاكِبُ |
| رُكَّابٌ (j) | |||
| Eropa | أُورُبَّا | Pertanyaan | اَلسُّؤَالُ |
| Yugoslavia | يُوغُسْلَافِيَا | Saku | اَلْجَيْبُ |
Pada bagian ini kita belajar adad (bilangan) 3 sampai 10 dengan ma'dud mu'annats. Kita telah mempelajari angka-angka ini dengan ma'dud mudzakar, contoh:
Tiga anak laki-laki ثَلَاثَةُ أَبْنَاءٍ
Sekarang, jika ma'dud-nya mu'annats maka ta' marbutho ة di akhir angka dihilangkan. Contoh:
| Tiga anak<br/>perempuan | ثَلَاثُ بَنَاتٍ | Tiga anak<br/>laki-laki | ثَلَاثَةُ أَبْنَاءٍ |
|---|---|---|---|
| Empat saudara<br/>perempuan | أَرْبَعُ أَخَوَاتٍ | Empat anak<br/>laki-laki | أَرْبَعَةُ أَبْنَاءٍ |
| Lima ibu | خَمْسُ أُمَّهَاتٍ | Lima ayah | خَمْسَةُ آبَاءٍ |
| Enam wanita | سِتُّ نِسَاءٍ | Enam pria | سِتَّةُ رِجَالٍ |
| Tujuh pelajar<br/>wanita | سَبْعُ طَالِبَاتٍ | Tujuh pelajar<br/>pria | سَبْعَةُ طُلَّابٍ |
| Delapan kamar | ثَمَانِي غُرَفٍ | Delapan<br/>rumah | ثَمَانِيَةُ بُيُوتٍ |
Perhatikan, ثَمَانِي berharakat sukun pada huruf terakhir
| Sepuluh wanita | عَشْرُ نِسَاءٍ | Sepuluh pria | عَشَرَةُ رِجَالٍ |
|---|
Perhatikan عَشَرَةُ berharakat fathah pada (ش) dan عَشْرُ berharakat sukun
Bentuk mu'annats dari وَاحِدٌ adalah وَاحِدَةٌ dan إِثْنَانِ adalah إِثْنَتَانِ.
Contoh: لِي أُخْتٌ وَاحِدَةٌ / لِي أُخْتَانِ إِثْنَتَانِ
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
🖎 Latihan:
- Baca dan tulislah.
- Baca dan tulislah.
- Jawablah setiap pertanyaan berikut dengan menggunakan angka-angka yang terdapat di dalam kurung.
- Tulislah angka-angka dalam kalimat berikut dengan menggunakan kata-kata.
- Hitunglah dari 5 sampai 10 dengan menggunakan kata benda berikut sebagai ma'dud.
| Indonesia | اِنْدُونِيسِيَا | (j) dari | كَلِمَةٌ 'kata' | كَلِمَاتٌ |
|---|---|---|---|---|
| (j) dari | غُرْفَةٌ 'kamar' | غُرَفٌ | Majalah | مَجَلَّةٌ |
| (j) dari | دَرْسٌ 'pelajaran' | دُرُوسٌ | Huruf | حَرْفٌ |
| (j) dari | عَمٌّ 'paman dari | أَعْمَامٌ | (j) Huruf | حُرُوفٌ |
| pihak ayah' |
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Ini adalah bagian ujian, tidak ada pelajaran baru . Terdapat lima kosa kata baru, yaitu:
| ذَاكَ | sama dengan | ذَلِكَ | اللَّوْنُ | warna, (j) | أَلْوَانٌ |
|---|---|---|---|---|---|
| وَاسِعٌ | luas, lapang | نُحِبُّ | kami mencintai | ||
| آسِيَا | Asia | نُحِبُّهُ | kami mencintainya |
🖎 Latihan:
- Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
- Sebutkanlah jika pernyataan berikut benar atau salah.
- Tulislah nama-nama negara Asia, Afrika, dan Eropa yang disebutkan dalam pelajaran ini.
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Kita telah mempelajari beberapa kelompok kata benda dan kata sifat/ajektif yang tidak memiliki tanwin. Sebagaian besar kata benda dan ajektif memiliki tanwin. Tanwin dihilangkan dalam keadaan berikut:
a) Apabila kata benda atau ajektif memiliki –al. ال contoh: كِتَابٌ : الكِتَابُ
b) Apabila berfungsi sebagai mudâf, contoh: كِتَابٌ : كِتَابُ بِلَالٍ
c) Ketika didahului oleh huruf nidâ يَا , contoh: أُسْتَاذٌ : يَا أُسْتَاذُ
Namun ada beberapa kata benda dan ajektif tertentu yang tidak pernah memiliki tanwin. Dalam bahasa Arab disebut الْمَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ.
Dalam buku ini kita telah mempelajari kelompok kata benda dan kata sifat berikut yang merupakan الْمَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ.
-
Nama perempuan, contoh: آمِنَةُ ، زَيْنَبُ
-
Nama laki-laki berakhiran ta marbutho ة , contoh: حَمْزَةُ ، أُسَامَةُ
-
Nama laki-laki berakhiran '-ân', contoh: عُثْمَانُ ، رَمَضَانُ
-
Ajektif dengan pola فَعْلَانُ , contoh: كَسْلَانُ ، مَلْآنُ
-
Nama laki-laki dengan pola أَفْعَلُ contoh: أَحْمَدُ ، أَنْوَرُ
-
Ajektif dengan pola أَفْعَلُ , contoh: أَسْوَدُ ، أَحْمَرُ
-
Nama-nama non Arab, contoh: وَلِيمُ ، لَنْدَنُ ، بَاكِسْتَانُ
-
Pola isim jamak taksir berikut:
a) أَفْعِلَاءُ Contoh: أَصْدِقَاءُ ، أَغْنِيَاءُ ، أَقْوِيَاءُ
b) فُعَلَاءُ Contoh: فُقَرَاءُ ، زُمَلَاءُ ، وُزَرَاءُ
c) مَفَاعِلُ Contoh: مَسَاجِدُ ، فَنَادِقُ ، مَكَاتِبُ
d) مَفَاعِيلُ Contoh: مَنَادِيلُ ، مَفَاتِيحُ ، فَنَاجِينُ
Panduan Durusul Lughah al-Arabiyyah – 1
Perhatikan, أَطِبَّاءُ pada asalnya adalah أَطِبْبَاءُ dengan pola أَفْعِلَاءُ, tetapi karena asimilasi dari dua ba, maka bentuknya menjadi sedikit berubah.
🖎 Latihan:
- Baca dan tulislah kata-kata berikut dengan tetap mengingat kaidah mengenai الْمَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ
| Merah | أَحْمَرُ | Baghdad | بَغْدَادُ |
|---|---|---|---|
| Biru | أَزْرَقُ | Jeddah | جِدَّةُ |
| Hijau | أَخْضَرُ | Cangkir teh; فَنَاجِينُ (j) | فِنْجَانٌ |
| Hitam | أَسْوَدُ | Menit; دَقَائِقُ (j) | دَقِيقَةٌ |
| Kuning | أَصْفَرُ | (j) dari مِفْتَاحٌ kunci | مَفَاتِيحُ |
| Putih | أَبْيَضُ | (j) dari مِنْدِيلٌ sapu tangan | مَنَادِيلُ |
| Dia (lk) berkata | قَالَ | Dia (pr) berkata | قَالَتْ |
Kita telah belajar sebelumnya, bahwa isim berada dalam posisi majrur apabila:
a) Diawali oleh kata depan. Contoh:
| البَيْتُ : فِي البَيْتِ | بِلَالٌ : مِنْ بِلَالٍ |
|---|
b) Berfungsi sebagai mudhah ilaihi, contoh:
| المُدَرِّسُ : كِتَابُ المُدَرِّسِ | بِلَالٌ : بَيْتُ بِلَالٍ |
|---|
Perhatikanlah, bahwa المَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ "kata-kata yang tidak memiliki tanwin" dalam keadaan ini berharakat fathah dan bukan kasrah, yakni tidak mengambil akhiran yang biasa terdapat pada kata yang berstatus majrur '-i', namun pada kata-kata tersebut berakhiran '-a', contoh:
| بِلَالٌ : | مِنْ بِلَالٍ | كِتَابُ بِلَالٍ |
|---|---|---|
| أَحْمَدُ : | مِنْ أَحْمَدَ | كِتَابُ أَحْمَدَ |
| إِبْرَاهِيمُ : | مِنْ إِبْرَاهِيمَ | كِتَابُ إِبْرَاهِيمَ |
-
Pelajarilah yang berikut ini.
-
Baca dan tulislah yang berikut ini dengan tetap mengingat kaidah المَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ
-
Baca dan tulislah yang berikut dengan akhiran yang tepat.
-
Hitunglah dari 3 sampai 10 dengan kata benda berikut sebagai ma'dud. Perhatikan bahwa kata benda tersebut adalah kata yang tidak bertanwin. Oleh sebab itu harakatnya fathah dan bukan kasrah.
Contoh: jamak dari مَسْجِدٌ adalah مَسَاجِدُ
| Tiga masjid | ثَلَاثَةُ مَسَاجِدَ |
|---|---|
| Empat hotel | أَرْبَعَةُ فَنَادِقَ |
| Lima teman kelas | خَمْسَةُ زُمَلَاءَ |
<ins>🕮 Kosa Kata Baru</ins>:
| Istambul | اِصْطَنْبُولُ | Kota Thaif | الطَّائِفُ |
|---|---|---|---|
| washington | وَاشِنْطَنُ |



