Terjemah Syarah Arba'in Nawawiyah - Ibnu Daqiqil 'Ied

Jalur hadits yang diperluas dari pembahasan awal PDF: niat, Islam-Iman-Ihsan, rukun Islam, bid'ah, halal-haram, nasehat, kehormatan muslim, syubhat, dan adab menjaga hati.

Bagian 30 dari 64 173 halaman

— Keterangan: —

Keterangan:

Yang dimaksud dengan "قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ ....." ajarkanlah kepadaku suatu ungkapan yang mencakup nilai-nilai Islam dengan jelas agar aku tidak menanyakannya lagi kepada yang lain untuk aku amalkan


Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 82

dan melakukan ketakwaan. Rasulullah ﷺ menjawab dengan sabdanya: "قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ"

Ungkapan ini termasuk "جَوَامِـعُ الْكَلِـمِ" artinya kata-kata singkat namun padat, yang diberikan kepada beliau. Beliau ﷺ telah menjawab kapada si penanya dengan dua kalimat yang menghimpun nilai-nilai keislaman dan keimanan. Ungkapan tersebut menyuruhnya memperbaharui iman dengan lisannya dengan penuh keyakinan dalam hatinya dan menyuruhnya untuk istiqomah dalam mengamalkan amal-amal ketaatan dan berhenti dari segala perbuatan yang menyalahi aturan Islam karena istiqomah tidak mungkin bersatu dengan penyimpangan yang menjadi lawan katanya. Hal ini sama seperti firman Allah ﷻ:

﴿ إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا ﴾

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, Rabb kami adalah Allah kemudian mereka istiqomah .." (QS. 41: 30)

Maksud ayat di atas, mereka hanya beriman kepada Allah kemudian mereka tetap istiqomah atas keimanan dan ketaatan hingga meninggal dunia. Umar bin Khatthab ؓ berkata: "Demi Allah, mereka sangat konsisten kepada ketaatan dan tidak berpura-pura seperti sifat musang." Yang pengertiannya adalah, mereka tetap tegak atas ketaatan kepada Allah dalam keyakinan, perkataan dan perbuatan. Yang demikian ini merupakan pendapat mayoritas ahli tafsir dan inilah yang dimaksud dengan hadits di atas.

Di ayat lain Allah ﷻ berfirman: ﴿فَاسْـتَقِمْ كَمَـا أُمِـرْتَ﴾ artinya, istiqomahlah kamu sebagaimana kamu diperintah. Ibnu Abbas ؓ berkata: "Di seluruh ayat Al-Qur'an, tidak ada ayat yang turun kepada Rasulullah ﷺ yang dirasa paling berat ketimbang ayat ini. Oleh karena itu, Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku dibuat beruban oleh surat Hud (yang di


Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 83

dalamnya terdapat ayat ini) dan surat-surat lain yang mengandung ayat serupa.'"'<sup>(1)</sup>

Ustadz Abul-Qasim al-Qusyairi berkata: "Istiqomah adalah tahapan menuju kesempumaan dalam segala urusan. Dengan istiqomah segala kebaikan dapat diraih dengan teratur. Orang yang tidak istiqomah dalam usahanya maka pekerjaan dan kesungguhannya sia-sia." Ada yang mengatakan, istiqomah adalah suatu hal yang tidak dapat dilakukan kecuali oleh orang-orang besar karena istiqomah merupakan sikap melawan arus dan keluar dari hal-hal yang umum dikenal, meninggalkan formalitas dan kebiasaan serta berdiri tegak di hadapan Allah ﷻ di atas hakekat kejujuran. Oleh karena itu, Rasulullah ﷺ bersabda:

"اِسْتَقِيمُوا وَلَنْ تُحْصُوا وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلاَةُ وَلاَ يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلاَّ مُؤْمِنٌ."

"Istiqomahlah kamu meskipun kamu tidak akan mampu melakukannya dengan sempurna! Ketahuilah, amal kamu yang terbaik adalah shalat dan tidak ada orang yang senantiasa menjaga wudhu selain mukmin"

Al-Wasithi berkata: "Istiqomah adalah sesuatu hal yang membuat yang baik menjadi sempurna dan apabila istiqomah tersebut hilang maka yang baik tersebut berbalik menjadi buruk."

  1. Diriwayatkan oleh Tirmidzi dalam Bab: Tafsir Al-Qur'an, no. 3297 dari Ibnu Abbas ؓ, ia berkata: Abu Bakar ؓ berkata: "Hai Rasulullah, baginda sudah beruban?" Beliau menjawab: "Aku dibuat beruban oleh surat Hud, Waqi'ah, Mursalat, 'Amma yatasaa'aluun dan Idzas-syamsu kuwwirat." Abu 'Isa, Imam tirmidzi berkata: Hadits ini derajatnya hasan, tapi gharib; kami tidak mengenal hadits ini dari Ibnu Abbas selain dari sanad ini.

Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 84

الحديث الثاني والعشرون

Bagian 30 dari 64