— Keterangan: —
Keterangan:
Kata "مَـثَـابَـةٌ" boleh dibaca "مَـثُـوبَـةٌ". Hadits ini menerangkan keutamaan membaca tasbih, bacaan-bacaan zikir, memerintahkan kebaikan, melarang kemunkaran, dan keutamaan menghadirkan niat baik dalam hal-hal yang mubah. Karena, perbuatan-perbuatan yang tidak dianggap ibadah akan dihitung ibadah dengan adanya niat yang baik dan benar.
Ungkapan "وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنْ مُنْكَـرٍ صَـدَقَـةٌ" mengisyaratkan bahwa keberadaan hukum sedekah pada setiap rincian amar makruf dan nahi munkar lebih kuat ketimbang pada tasbih dan yang lainnya karena amar makruf dan nahi munkar merupakan fardhu kifayah dan terkadang menjadi fardhu ain. Berbeda dengan bacaan zikir-zikir yang hanya bersifat sunah saja. Pahala yang wajib lebih banyak ketimbang pahala sunnah, sebagaimana disinyalir oleh
Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 99
hadits qudsi "Tidak ada ibadah seorang hamaba yang Aku sukai melebihi ibadah yang Aku fardhukan." (HR. Bukhari) Sebagian ulama mengatakan pahala yang fardhu melebihi pahala yang sunnah dengan tujuh puluh derajat.
Ungkapan "Dalam alat kelamin seseorang dari kamu ada nilai sedekah" maksudnya melakukan hubungan badan antara suami istri merupakan ibadah jika diniatkan menunaikan hak, menggauli dengan baik, mengharap anugerah keturunan, memelihara diri dari kemaksiatan, atau niat-niat baik yang lain.
Jawaban Rasulullah ﷺ "Tidakkah kamu lihat jika ia menyalurkannya pada yang haram, bukankah ia berdosa?" ketika para sahabat bertanya, "wahai Rasul, Apakah jika seseorang melampiaskan syahwatnya kepada istrinya, ia mendapatkan pahala?" hal ini menunjukkah bolehnya analogi, sebagaimana pendapat para ulama selain golongan zhahiriah.
Adapun riwayat-riwayat dari tabi'in tentang tercelanya qiyas, hal itu bukan qiyas yang dikenal oleh para ulama fiqih yang ahli berijtihad. Qiyas yang ada dalam hadits ini adalah qiyas al'aks (analogi sebaliknya). Para ahli ushul fiqih berbeda pendapat dalam memberlakukan qiyas ini. Sementara hadits ini merupakan dalil bagi orang-orang yang memberlakukannya.
Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 100



