AS Melancarkan Serangan Udara Baru ke Iran

18 Jul 2026, 23.01

Thumbnail AS Melancarkan Serangan Udara Baru ke Iran

Amerika Serikat (AS) telah memulai serangan udara baru terhadap Iran atas perintah Presiden Donald Trump, seperti yang dinyatakan oleh Komando Pusat AS (Centcom). Dalam sebuah postingan di X, Centcom menyatakan bahwa serangan-serangan ini dimaksudkan untuk lebih lanjut melemahkan kemampuan Iran mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz dan untuk "cepat menghukum" pasukan Garda Revolusi Islam.

Menurut Centcom, serangan-serangan ini dimulai pada pukul 6 sore waktu Timur (ET) hari ini. Serangan-serangan ini dirancang untuk lebih lanjut melemahkan kemampuan Iran mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz dan untuk menghukum pasukan Garda Revolusi Islam dengan cepat.

Latar Belakang

Konflik antara AS dan Iran telah berlangsung lama, dengan ketegangan yang meningkat akhir-akhir ini. Serangan-serangan ini diyakini sebagai tanggapan atas kematian anggota militer AS di Yordania.

Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran yang strategis dan vital bagi perdagangan minyak dunia. Iran telah dituduh mengancam keamanan jalur pelayaran ini, yang telah memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara Barat.

Pelajaran dan Refleksi

Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah. Konflik dan ketegangan hanya akan membawa dampak negatif bagi rakyat dan perekonomian di kawasan tersebut.

Sebagai umat Islam, kita harus selalu mengingatkan diri kita sendiri akan pentingnya berpegang pada prinsip-prinsip damai dan toleransi. Kita harus berdoa agar konflik ini segera berakhir dan perdamaian dapat dipulihkan di kawasan tersebut.

Dirangkum dari: Middle East Eye