Terjemah Syarah Arba'in Nawawiyah - Ibnu Daqiqil 'Ied

Jalur hadits yang diperluas dari pembahasan awal PDF: niat, Islam-Iman-Ihsan, rukun Islam, bid'ah, halal-haram, nasehat, kehormatan muslim, syubhat, dan adab menjaga hati.

Bagian 4 dari 64 173 halaman

— Hadits Keempat —

Hadits Keempat

Baik dan Buruknya Perbuatan Dilihat Akhirnya

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ ﷺ، قَالَ: حَدَّثَنَا رَسُـــولُ اللهِ ﷺ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ:

"إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْـــهِ الْمَلَـــكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ وَأَجَلِـــهِ وَعَمَلِـــهِ وَشَقِيٍّ أَوْ سَعِيدٍ. فَوَاللهِ الَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَـلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَـــا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَـــلِ أَهْـــلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا."

رواه البخاري (رقم: ٣٢٠٨) ومسلم (رقم: ٢٦٤٣)


مكتب الدعوة بحي الروضة

Syarah Empat Puluh Hadits 24

Dari Abu Abd. Rahman Abdullah bin Mas'ud ☪, ia berkata: Rasulullah ﷺ yang jujur dan terpercaya telah bercerita kepadaku:

"Sesungguhnya seseorang di antara kamu diproses penciptaannya di perut ibunya empat puluh hari berupa nuthfah (sperma), kemudian menjadi segumpal darah selama waktu itu juga dan kemudian berproses menjadi segumpal daging selama waktu yang ama. Setelah itu, diutuslah satu malaikat untuk meniupkan ruh padanya dan untuk mencatat empat ketentuan: tentang rejekinya, ajalnya, amal yang akan diperbuatnya dan bahagia atau sengsaranya. Demi Dzat yang tidak ada ilah selain Dia, sesungguhnya seseorang di antara kamu melakukan perbuatan ahli surga hingga jarak antara dia dan surga tinggal satu hasta, namun ketentuan (di Lauh Mahfuzh) menetapkan (celaka) kemudian melakukan perbuatan ahli neraka (sampai mati) maka akhirnya ia masuk neraka. Dan sesungguhnya seseorang di antara kamu melakukan perbuatan ahli neraka hingga jarak antara dia dan neraka tinggal satu hasta, namun ketentuan (di Lauh Mahfuzh) menetapkan (bahagia) kemudian ia melakukan perbuatan ahli surga (sampai mati) maka akhirnya ia masuk surga."

(HR. Bukhari & Muslim)

☪ ☪ ☪

Bagian 4 dari 64