Cover Rumah di Ujung Pulau
Kembali ke Katalog Buku
Published Novel Religi & Keluarga

Rumah di Ujung Pulau

Pratama meninggalkan bengkel ayahnya dan merantau ke Desa Karang Asta di sebuah pulau di Jawa, membawa laptop tua serta keyakinan bahwa ilmu harus mengubah cara manusia hidup. Di Pesantren Darul Hikmah, ia bertemu Emily Nadhira, santri penulis yang tertib, tajam, dan tidak mudah percaya pada mimpi tanpa bukti. Khidmah mereka menumbuhkan cinta yang dijaga, tetapi restu keluarga, fitnah lama, kemiskinan, dan tawaran investasi beracun membuat jalan menuju lamaran dan akad nyaris runtuh. Setelah menikah, rumah kecil mereka justru menjadi madrasah paling sulit: nafkah, utang, karya, anak, keluarga besar, kebocoran data, dan pengkhianatan seorang murid. Ketika masa lalu kedua keluarga terhubung dengan musuh yang sama, Pratama dan Emily harus memilih antara kesuksesan yang cepat atau amanah yang dapat diwariskan. Rumah di Ujung Pulau adalah kisah tentang ilmu, cinta halal, dan keberanian untuk pulang tanpa berhenti bertumbuh.

Bab Published

100

Bab Gratis

10

Harga Terkunci

100 koin

Sinopsis

Tentang buku ini

Pratama meninggalkan bengkel ayahnya dan merantau ke Desa Karang Asta di sebuah pulau di Jawa, membawa laptop tua serta keyakinan bahwa ilmu harus mengubah cara manusia hidup. Di Pesantren Darul Hikmah, ia bertemu Emily Nadhira, santri penulis yang tertib, tajam, dan tidak mudah percaya pada mimpi tanpa bukti. Khidmah mereka menumbuhkan cinta yang dijaga, tetapi restu keluarga, fitnah lama, kemiskinan, dan tawaran investasi beracun membuat jalan menuju lamaran dan akad nyaris runtuh. Setelah menikah, rumah kecil mereka justru menjadi madrasah paling sulit: nafkah, utang, karya, anak, keluarga besar, kebocoran data, dan pengkhianatan seorang murid. Ketika masa lalu kedua keluarga terhubung dengan musuh yang sama, Pratama dan Emily harus memilih antara kesuksesan yang cepat atau amanah yang dapat diwariskan. Rumah di Ujung Pulau adalah kisah tentang ilmu, cinta halal, dan keberanian untuk pulang tanpa berhenti bertumbuh.

Akses Baca

Bab gratis lebih dulu

Bab dengan nomor sampai 10 dapat dibaca penuh. Bab setelahnya dapat dibuka dengan koin dan dibaca melalui reader SantriOnline.

Daftar Bab

Bab yang sudah dipublikasikan

Draft tidak tampil di daftar pembaca.

Bab 1 Gratis

Jangan Bawa Laptop Itu Ke Laut

Baca Bab
Bab 2 Gratis

Gadis di Balik Rak Perpustakaan

Baca Bab
Bab 3 Gratis

Debu di Gerbang Darul Hikmah

Baca Bab
Bab 4 Gratis

Tinta yang Belum Kering

Baca Bab
Bab 5 Gratis

Mengajar Anak-Anak Pesisir

Baca Bab
Bab 6 Gratis

Tatapan di Balik Kerudung

Baca Bab
Bab 7 Gratis

Laptop yang Sekarat

Baca Bab
Bab 8 Gratis

Pesan dari Masa Lalu

Baca Bab
Bab 9 Gratis

Siasat Perbaikan

Baca Bab
Bab 10 Gratis

Pertemuan di Ruang Arsip

Baca Bab
Bab 11 Terkunci

Sanksi dan Pembuktian

Buka Kunci
Bab 12 Terkunci

Menulis di Balik Layar

Buka Kunci
Bab 13 Terkunci

Murid yang Terlupakan

Buka Kunci
Bab 14 Terkunci

Bayangan Investor

Buka Kunci
Bab 15 Terkunci

Surat di Balik Buku

Buka Kunci
Bab 16 Terkunci

Hujan di Pesisir

Buka Kunci
Bab 17 Terkunci

Panggilan Pulang

Buka Kunci
Bab 18 Terkunci

Rahasia di Balik Kuitansi

Buka Kunci
Bab 19 Terkunci

Kolaborasi yang Tak Terduga

Buka Kunci
Bab 20 Terkunci

Batas yang Dijaga

Buka Kunci
Bab 21 Terkunci

Interogasi Fikri

Buka Kunci
Bab 22 Terkunci

Membaca Niat

Buka Kunci
Bab 23 Terkunci

Mesin dan Jiwa

Buka Kunci
Bab 24 Terkunci

Keputusan di Ujung Senja

Buka Kunci
Bab 25 Terkunci

Malam Penentuan

Buka Kunci
Bab 26 Terkunci

Keberanian Meminta Restu

Buka Kunci
Bab 27 Terkunci

Jejak Ayah di Pintu Pesantren

Buka Kunci
Bab 28 Terkunci

Konfrontasi Dua Generasi

Buka Kunci
Bab 29 Terkunci

Di Balik Tirai Kepenulisan

Buka Kunci
Bab 30 Terkunci

Runtuhnya Usaha Kecil

Buka Kunci
Bab 31 Terkunci

Jarak yang Menjadi Pilihan

Buka Kunci
Bab 32 Terkunci

Janji di Balik Gerbang

Buka Kunci
Bab 33 Terkunci

Mencari Kebenaran di Kota

Buka Kunci
Bab 34 Terkunci

Bayang-Bayang di Rumah

Buka Kunci
Bab 35 Terkunci

Penyelarasan Mimpi

Buka Kunci
Bab 36 Terkunci

Surat Tanpa Nama

Buka Kunci
Bab 37 Terkunci

Ujian Integritas

Buka Kunci
Bab 38 Terkunci

Rahasia di Gudang Arsip

Buka Kunci
Bab 39 Terkunci

Kembali ke Karang Asta

Buka Kunci
Bab 40 Terkunci

Pertemuan yang Tertunda

Buka Kunci
Bab 41 Terkunci

Sistem yang Melayani

Buka Kunci
Bab 42 Terkunci

Keberanian Nabil

Buka Kunci
Bab 43 Terkunci

Menolak Investasi Beracun

Buka Kunci
Bab 44 Terkunci

Luka yang Membuka Jalan

Buka Kunci
Bab 45 Terkunci

Berbagi Beban

Buka Kunci
Bab 46 Terkunci

Fitnah Terakhir

Buka Kunci
Bab 47 Terkunci

Kesaksian Fikri

Buka Kunci
Bab 48 Terkunci

Persiapan Menuju Akad

Buka Kunci
Bab 49 Terkunci

Malam Sebelum Akad

Buka Kunci
Bab 50 Terkunci

Menjelang Fajar Baru

Buka Kunci
Bab 51 Terkunci

Sisa Debu di Meja Kiai

Buka Kunci
Bab 52 Terkunci

Ruang Tamu yang Canggung

Buka Kunci
Bab 53 Terkunci

Konfrontasi di Bengkel Tua

Buka Kunci
Bab 54 Terkunci

Di Ambang Kata Sah

Buka Kunci
Bab 55 Terkunci

Sederhana di Bawah Atap Kayu

Buka Kunci
Bab 56 Terkunci

Pagi Pertama di Rumah Kapur

Buka Kunci
Bab 57 Terkunci

Nafkah yang Seret

Buka Kunci
Bab 58 Terkunci

Batas Ruang Menulis

Buka Kunci
Bab 59 Terkunci

Mediasi di Tepi Pesisir

Buka Kunci
Bab 60 Terkunci

Karya yang Terabaikan

Buka Kunci
Bab 61 Terkunci

Laptop Tua dan Harapan Baru

Buka Kunci
Bab 62 Terkunci

Tamu yang Membawa Masalah

Buka Kunci
Bab 63 Terkunci

Nama Damar pada Kuitansi

Buka Kunci
Bab 64 Terkunci

Surat dari Laut

Buka Kunci
Bab 65 Terkunci

Investasi Berkedok Bantuan

Buka Kunci
Bab 66 Terkunci

Kecurigaan pada Nabil

Buka Kunci
Bab 67 Terkunci

Membasuh Luka Nabil

Buka Kunci
Bab 68 Terkunci

Kekuatan di Balik Pena

Buka Kunci
Bab 69 Terkunci

Menghadapi Audit

Buka Kunci
Bab 70 Terkunci

Rumah yang Menjadi Saksi

Buka Kunci
Bab 71 Terkunci

Kabar Gembira di Tengah Hujan

Buka Kunci
Bab 72 Terkunci

Mimpi Tentang Sekolah

Buka Kunci
Bab 73 Terkunci

Ujian Kesehatan dan Kesabaran

Buka Kunci
Bab 74 Terkunci

Platform di Tangan yang Tepat

Buka Kunci
Bab 75 Terkunci

Pilihan di Persimpangan Jalan

Buka Kunci
Bab 76 Terkunci

Bayang-bayang Damar di Balik Layar

Buka Kunci
Bab 77 Terkunci

Rahasia di Balik Lemari Buku

Buka Kunci
Bab 78 Terkunci

Pengakuan Nabil yang Terdesak

Buka Kunci
Bab 79 Terkunci

Debat di Meja Makan

Buka Kunci
Bab 80 Terkunci

Luka Lama yang Terbuka

Buka Kunci
Bab 81 Terkunci

Jurnal di Balik Rak

Buka Kunci
Bab 82 Terkunci

Di Antara Jurnal dan Impian

Buka Kunci
Bab 83 Terkunci

Badai di Media Sosial

Buka Kunci
Bab 84 Terkunci

Mencari Jejak Kebenaran

Buka Kunci
Bab 85 Terkunci

Batas yang Ditetapkan

Buka Kunci
Bab 86 Terkunci

Kebenaran Mulai Tersingkap

Buka Kunci
Bab 87 Terkunci

Menata Kembali Reruntuhan

Buka Kunci
Bab 88 Terkunci

Kursi Kosong di Masjid

Buka Kunci
Bab 89 Terkunci

Warisan yang Tertunda

Buka Kunci
Bab 90 Terkunci

Memaafkan Tanpa Melupakan

Buka Kunci
Bab 91 Terkunci

Bakti untuk Pesantren

Buka Kunci
Bab 92 Terkunci

Peran Baru Pratama

Buka Kunci
Bab 93 Terkunci

Menimbang Pilihan Hidup

Buka Kunci
Bab 94 Terkunci

Keajaiban di Ujung Pulau

Buka Kunci
Bab 95 Terkunci

Badai dalam Catatan Lama

Buka Kunci
Bab 96 Terkunci

Audit Terakhir

Buka Kunci
Bab 97 Terkunci

Restu yang Sempurna

Buka Kunci
Bab 98 Terkunci

Surat untuk Masa Depan

Buka Kunci
Bab 99 Terkunci

Pulang sebagai Keadaan Jiwa

Buka Kunci
Bab 100 Terkunci

Rumah di Ujung Pulau

Buka Kunci